Hi anybody!
sekarang orang itu udah mulai going steady sama pasangan nya.. sebut aja si X dengan berbagai macam rules and ethic codes yang berlaku buat mereka berdua.. gua sebagai orang yang "care" (gua ga mau pake kata sayang, karena kesan nya terlalu muluk bagi gua, dan gua ga mau sakit hati lagi) ikut lah seneng dengan progress yang terjadi antara mereka. (ya sekarang siapa sih yang ga seneng orang yang dia take notice seneng <— bull shit).
cuman yang gwe masih bingung, apakah aksi- dan reaksi yang disebabkan kedua belah pihak nya seimbang? gua agak ngasih tanda tanya besar disitu. tapi sebut saja si X itu udah ngasih statement yang bikin perasaan saya campur aduk, dalam skala bingung lebih besar daripada rasa "Good for You" kalau untuk riyuu atau reason yang pertama mungkin karena saya menyimpulkan, kalian masih terlalu dini, kalau secepat itu mengambil keputusan apa ga mubazir? (you are still in the early 20 and yet, you’re decided!) tapi sih melihat ketetapan hati X.. saya jadi sedikit memiliki perasaan yang aneh, i mean IF, just IF something in the future happen, and IF it’s not a good one… apakah dia tidak akan menyesal? gwe melihat dari dua sisi dan coba hanya memprediksi.. gwe menyimpulkan begini mungkin karena ya saya terlalu care sama X. dan sedikit rasa cemburu. ya cemburu. ya i pray the best lah, walau pastinya dalam hati kecil di dalam relung-relung hati gwe yang tergelap pasti ada iblis yang mempunyai kehendak lain.
nah sekarang klo gw introspeksi diri gwe, kayaknya memang gua yang belum bisa menerima kenyataan seperti itu, gwe yang masih bertarung melawan hampanya angin dan kotak trophy berbungkus harapan-harapan konyol dan tidak realistis yang tentu saja membalut paksa beberapa genggam kebencian dan beberapa bongkah keputusasaan dengan motif yang bertuliskan "why me?" tapi kenapa tisak bisa melihatnya ya? mungkin sudah saatnya saya menerima semuanya… dan tidak berpikir yang muluk-muluk.. yeah i am just and ordinary boy with sensitive heart and fierce tongue.
maybe just maybe, i’ll find another person that suit me. perfect is impossible but please somebody that can treat me with respect and caring. (<— if you’re within the criteria i willingly die for you. NO LIE! )
PS: mungkin kalian tidak tahu kenapa saya begitu takut X akan menyesal. karena saya tidak menceritakan belahan cerita yang satu lg. karena mungkin bila cerita yang sebelah lg meluncur dr mulut saya, saya ga jamin masih begitu kenyataan nya, pasti sudah saya tambahin bumbu, secara gw masih JEALOUS! =P tp ya… well.. life must go on rite?
SEE YA!
Entries (RSS)
wah bingung juga yah dot, si x itu..hm..hm…harusnya jangan putusin macam2 dulu deh…hm..hm..gw setuju ama lu =)
kenapa yang isi elu sih. gwe kan lagi ngomongin elu!